Jumat, 25 September 2009

Terhenyak (lagi kesal)

Ga nyadar sudah lama tidak nulis. Lama sekali…

Banyak sekali yang terlewatkan. Semua pengalaman yang harusnya tersaring dan tersebar. Yang bisa kita pahami dan kita telaah. Yang bisa kita bandingkan, dan bisa jadi pijakan buat kita melangkah.

Ada yang bilang kehidupan adalah perubahan, kita tidak bisa hidup selama tidak bisa bertransformasi terus-menerus. Lalu apakah orang-orang konvensional yang memegang teguh adat istiadat dan aturan itu tidak hidup? Mereka hidup, tapi mereka tidak pernah menghargai dan mensyukuri hidup yang ada pada mereka. Hidup dengan mengurung diri dalam sangkar lalu sirik dengan kehidupan dalam sangkar.

Aku lagi kesal dengan sesorang yang terlalu konvensional, hingga menjadi feodal. Bertingkah bak raja, sekenaknya membuat keputusan yang buat orang lain pontang-panting, depresif dan putus asa.

Hidup seperti itu sebaiknya dibiarkan saja. Mungkin orang-orang itu bisa tidur tenang hanya dengan melihat orang lain kelabakkan. Sayangnya, hidup itu seperti momentum. Saat suatu benturan terjadi disatu sisi, terjadi lagi benturan disisi lain. Kita tidak bisa lari dari orang-orang seperti itu selama orang-orang itu masih bernapas, berjalan, berbicara dan berpikir…

0 komentar: