Introduction
Mengapa membuat blog? Jujur saya adalah orang yang sangat narsis. Selalu merasa tulisan yang saya buat adalah yang terbaik, dan setiap pemikiran saya adalah sesuatu yang brilian. Tapi kemudian saya sadar bahwa predikat terbaik itu hanya bisa diberikan oleh orang lain. Dan semakin saya diamkan setiap tulisan saya, semakin ciut kepercayaan diri saya untuk membuat suatu tulisan yang berarti. Oleh karena itu saya membuat blog ini agar setiap orang, dari mana saja, dengan latar belakang apa saja, yang membaca tulisan saya dapat memberi masukan, kritik serta saran, agar saya mampu membuat tulisan yang lebih baik lagi.
Mengapa Butterfly Effect? Sebenarnya ide untuk judul blog yang pertama kali muncul adalah chaos, yang mengingatkan saya pada novel dewi lestari yang berjudul “Supernova: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh”. Namun, seiring perkembangan, ternyata saya lebih paham butterfly effect dibanding chaos itu sendiri. Selain itu, karena saya adalah seorang yang praktis dan aplikatif, butterfly effect terasa lebih mudah diterapkan pada kehidupan kita sehari-hari.
Akan ada banyak contoh dari film dan novel. Saya sangat suka menonton film dan membaca novel. Salah satu hobi saya selain makan dan tidur. Film dan novel dapat menjadi hiburan, cermin kehidupan, sumber inspirasi, dan pelajaran yang berharga. Mungkin akan lebih banyak ulasan dan contoh dari film dari pada novel, karena jujur lebih nikmat menonton dari pada membaca. Tapi bukan berati membaca tidak mempunyai keasyikan tersendiri. Membaca membuat kita menciptakan suatu ruang imajinasi tersendiri.
Saya pikir sekian dulu dari saya. Tidak ada yang menarik dari diri saya. Tapi kalian pasti akan mengenal lebih jauh tentang saya, saat membaca setiap posting yang saya tulis. Dan akhirnya saya ucapkan Selamat Datang di Dunia Chaos…
0 komentar:
Posting Komentar